Karakteristik dan Fungsi Senyawa Alkaloid sebagai Antifungi pada Tumbuhan

Authors

  • Mesy Maisarah a:1:{s:5:"en_US";s:25:"Universitas Negeri Padang";}
  • Moralita Chatri Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.24036/srmb.v8i2.205

Abstract

Tumbuhan menghasilkan senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antioksida, antimikroba dan antijamur. Metabolit sekunder adalah molekul kecil, bersifat spesifik, mempunyai struktur yang bervariasi, serta memiliki fungsi atau peranan yang berbeda-beda. Salah satu senyawa metabolit sekunder adalah alkaloid. Alkaloid merupakan senyawa metabolit sekunder terbanyak yang memiliki atom nitrogen, yang ditemukan dalam jaringan tumbuhan. Alkaloid bersifat antifungi karena dapat menghambat pertumbuhan jamur dengan cara menyisip diantara dinding sel dan DNA jamur sehingga pertumbuhan jamur akan terganggu. Alkaloid mempunyai struktur kimia berupa sistem lingkar heterosiklis dengan nitrogen sebagai hetero atomnya. Kebanyakan alkaloid tidak berwarna, pahit, dan bersifat basah. Metode pemurnian dan karakterisasi senyawa alkaloid yaitu mengandalkan sifat kimia alkaloid.

Kata kunci : Metabolit Sekunder, Antifungi, Alkaloid

Downloads

Published

2023-06-30

How to Cite

Maisarah, M., & Chatri, M. (2023). Karakteristik dan Fungsi Senyawa Alkaloid sebagai Antifungi pada Tumbuhan. Jurnal Serambi Biologi, 8(2), 231–236. https://doi.org/10.24036/srmb.v8i2.205

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>